10 Bunga Langka di Indonesia yang Jarang Ditemui

Bunga Langka di Indonesia – Kita sebagai warga Indonesia pastinya sudah tahu akan keanekaragaman hayati yang ada. Berbagai macam jenis hewan dan juga tumbuhan seperti bunga-bunga tumbuh dengan baik di negara yang masuk dalam kepualauan tropis ini. Banyak sekali jenis bunga-bunga hias yang tersebar luas hampir di seluruh kepulauan Indonesia, seperti bunga Anggrek, Edelweiss dan masih banyak lagi yang lainnya. Dan kabarnya ada beberapa bunga yang dianggap sebagai bunga langka di Indonesia dan juga menjadi endemik karena hanya dapat dijumpai di negara kita ini.

Melihat hal tersebut maka banyak sekali pembudidaya Anggrek yang bergerak untuk membudidaya bunga langka di Indonesia tersebut. Seperti Anggrek Tebu, Edelweiss Jawa, Anggrek Bulan, Anggrek Tien Soeharto dan masih ada beberapa bunga langka di Indonesia lainnya. Kita sebagai warga Indonesia harus dapat melestarikan budidaya flora yang ada disini. Dan ada satu bunga yang pernah masuk dalam salah satu keajaiban dunia yakni Bunga Rafflesia Arnoldi. Bunga ini pertama kali ditemukan oleh Gubernur Jendral Inggris, Sir Thomas Stamford Raffles pada masa peralihan kekuasaan Belanda ke Inggris.

Bunga Langka di Indonesia yang Jarang Ditemui

Bunga Langka di Indonesia yang Jarang Ditemui

Bunga Langka di Indonesia yang Jarang Ditemui

Selain itu juga ada Bunga Bangkai, kalian mungkin akan mengira jika bunga bangkai sama dengan Bunga Rafflesia Arnoldi. Perbedaan kedua bunga ini terdapat pada nama latin yang berbeda, kemudian bentuknya, golongan tumbuhan yang berbeda dan masih ada beberapa lagi perbedaannya. Bunga ini juga merupakan bunga langka di Indonesia yang jarang ditemui. Berbagai bunga langka di Indonesia sebenarnya ada banyak, nah daripada penasaran lebih baik langsung saja kita simak ulasan mengenai Bunga Langka di Indonesia yang jarang ditemui berikut ini.

1. Rafflesia Arnoldi

Rafflesia Arnoldi

Rafflesia Arnoldi

Pada pembahasan pertama mengenai bunga langka di Indonesia, kita akan membahas mengenai Bunga Rafflesia Arnoldi atau juga kita kenal dengan nama bunga bangkai karena bunga ini memiliki aroma busuk yang cukup menyengat. Seperti yang sudah kita bahas di paragraf pembuka, bunga Rafflesia Arnoldi ini ditemukan oleh Sir Thomas Stamford Raffles. Rafflesia Arnoldi juga termasuk dalam tanaman endoparasit yang berasal dari genus Tetrastigma.

Baca :  12 Tanaman Hias Merambat Paling Populer Dan Mudah Dirawat

Sebenarnya ada beberapa macam jenis bunga Rafflesia, namun Rafflesia Arnoldi menjadi bunga yang cukup populer dan terkenal oleh masyarakat. Bunga ini hanya tumbuh di wilayah Sumatra bagian selatan, tepatnya di dalam hutan Bengkulu. Dan perlu kalian ketahui jika aroma busuk yang keluar dari bunga ini memiliki tujuan untuk menarik para serangga seperti lalat agar dapat membantu reproduksinya.

2. Bunga Bangkai

Bunga Bangkai

Bunga Bangkai

Dan selanjutnya ada Bunga Bangkai. Bunga ini juga sering dikira bunga Rafflesia Arnoldi, akan tetapi anggapan itu salah, karena kedua bunga tersebut memiliki perbedaan yang cukup mencolok, mulai dari bentuk, nama latin dan juga golongannya. Dilihat dari segi bentuknya, bunga bangkai memiliki bentuk yang ramping dan tumbuh secara vertikal dan juga memiliki warna krem pada bagian luarnya.

Bunga Bangkai ini dapat tinggi hingga 4 meter dengan diameter bunga 1,5 meter. Kemudian perbedaan lain adalah kemampuannya untuk tumbuh di berbagai tempat, lain halnya dengan bunga Rafflesia Arnoldi yang hanya dapat tumbuh di satu tempat saja. Lalu kesamaan bunga bangkai dengan rafflesia adalah sama-sama bunga parasit.

3. Anggrek Bulan

Anggrek Bulan

Anggrek Bulan

Kalian mungkin sudah tidak asing lagi dengan bunga Anggrek. Dimana bunga ini memiliki banyak sekali jenisnya. Bunga Anggrek Bulan juga dikenal sebagai salah satu dari puspa pesona Indonesia yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini berdasarkan pada karakteristik Anggrek Bulan yang sangat indah dan khas. Anggrek Bulan juga memiliki nama lain seperti Anggrek Wulan, Anggrek Terbang dan juga Anggrek Menur.

Bunga yang satu ini pertama kali ditemukan di Maluku. Ciri khas dari Anggrek Bulan adalah memiliki kelopak bunga yang lebar dan berwarna putih, berdaun hijau memanjang, akar berdaging dan jika mekar bunga ini memiliki aroma yang harum. Sayangnya Anggrek Bulan ini masuk dalam daftar bunga langka di Indonesia, sehingga para pembubidaya bunga telah berupaya untuk mengembangbiakan bunga ini dan juga memperbanyak varietasnya.

Baca :  Anggrek Vanda Nan Cantik dan Mudah Dirawat

4. Anggrek Tien Soeharto

Anggrek Tien Soeharto

Anggrek Tien Soeharto

Bunga endemik Indonesia yang satu ini bernama Anggrek Tien Soeharto atau memiliki nama latin Cymbidium Hartinahiahium dan sering juga kita sebut Anggrek Hartinah. Bunga ini tumbuh di daerah-daerah tertentu saja seperti Sumatera bagian utara dan pertama kali ditemukan pada tahun 1976 di Samosir, Sumut. Nama bunga ini juga diambil dari nama istri mendiang Presiden Indonesia yang ke 2 yakni Ibu Tien Soeharto sebagai penghargaan atas dedikasinya mengembangkan penelitian mengenai bunga Anggrek di Indonesia.

Bunga Anggrek Hartinah ini memiliki ciri-ciri dengan bentuk seperti bintang dan berkelopak tebal sebesar mahkota kelopaknya. Lalu pada bagian atasnya terdapat warna hijau kekuningan dan bagian bawah memiliki warna cokelat serta warna kuning terdapat pada bagian ujung bunga ini. Dan menariknya bunga ini dapat tumbuh diruang terbuka diantara rumput atau tanaman lain seperti kantong semar.

5. Edelweiss Jawa

Edelweiss Jawa

Edelweiss Jawa

Bunga langka di Indonesia yang berikutnya adalah Edelweiss Jawa. Bunga ini juga masuk dalam bunga endemik yang hanya dapat hidup di pegunungan Indonesia, dengan ketinggian 800-3400 meter diatas permukaan laut. Bunga ini juga dikenal sebagai bunga abadi karena mampu bertahan hidup dengan waktu yang cukup lama dan juga tidak mudah rusak. Walaupun demikian, bunga ini masuk dalam bunga langka karena sering diambil oleh para pendaki gunung sebagai oleh-oleh. Ciri khas bunga ini yakni berwarna putih, memiliki banyak cabang, ranting berwarna abu-abu dan berbentuk punuk kecil.

6. Kantong Semar

Kantong Semar

Kantong Semar

Dinamai Kantong Semar karena bunga ini memiliki bentuk yang menyerupai kantong dan berukuran lumayan besar. Kantong Semar juga masuk dalam kategori tumbuhan insektivora. Kantong Semar sendiri memiliki kelenjar nektar yang juga terdapat katup di luar kantong dan berfungsi untuk mendapatkan makanan berupa serangga. Kelenjar tersebut akan mengeluarkan aroma harum dan seperti kelenjar putik bunga sehingga banyak serangga yang tertarik untuk menghinggapinya. Bunga ini dapat ditemui di wilayah Asia Tenggara dan khususnya di Indonesia.

Baca :  17 Tanaman Pembersih Udara Terbaik Penghias Rumah

7. Anggrek Pensil

Anggrek Pensil

Anggrek Pensil

Lalu kemudian ada Anggrek Pensil yang juga termasuk dalam kategori bunga langka di Indonesia. Bunga endemik ini memiliki nama ilmiah Papilionanthe hookeriana yang pertama kali ditemukan di daerah Labuan, Kalimantan oleh ahli Botani. Bunga ini memiliki karakteristik berakar bulat yang membentang keluar dari batang dan memiliki warna hijau.

8. Anggrek Larat

Anggrek Larat

Anggrek Larat

Anggrek Larat ini juga lebih dikenal dengan nama Anggre Coooktown secara internasional. Bunga langka di Indonesia ini berasal dari daerah kepulauan Larat, Maluku dan menjadi wujud representasi dan identitas Maluku. Cir khas Anggrek Larat adalah memiliki batang kecil semakin keatas, diameter batang semakin mengecil. Bunga indah yang satu ini tumbuh dengan baik di daerah yang panas pada ketinggian 0-150 meter di atas permukaan laut.

9. Anggrek Hitam

Anggrek Hitam

Anggrek Hitam

Bukan hanya bunga mawar saja yang memiliki warna hitam, Anggrek juga memiliki warna hitam yang dikenal dengan nama Anggrk Hitam sesuai dengan namanya. Nama latin Anggrek Hitam adalah Coelogyne pandurata dan hanya dapat ditemukan di wilayah Kalimantan dan Papua. Karakteristik bunga Anggrek Kalimantan ini memiliki bunga yang berhiaskan warna hijau, sedangkan untuk Anggrek Hitam Papua memiliki putik yang berwarna cerah. Bunga ini biasa tumbuh di pepohonan dan bebatuan.

10. Anggrek Tebu

Anggrek Tebu

Anggrek Tebu

Dan bunga langka di Indonesia yang satu ini adalah Anggrek Tebu. Anggrek ini berbeda dengan bunga Anggrek lainnya, karena bunga ini memiliki ukuran yang cukup besar dan bobot yang sangat berat. Dimana ukuran Anggrek Tebu ini dapat mencapai 4 meter dan berat 4 ton. Selain dikenal dengan nama Anggrek Tebu, bunga ini juga memiliki nama lain yakni Anggrek Hariamau karena coraknya mirip dengan hariamau. Anggrek tebu ini memiliki batang seperti tebu.

Nah itulah beberapa jenis bunga langka di Indonesia yang jarang ditemui. Bunga-bunga diatas merupakan bunga yang memiliki keindahan khas Indonesia sehingga kita sebagai warga negara Indonesia wajib untuk melestarikannya. Baiklah mungkin hanya ini saja yang dapat kami sampaikan mengenai bunga langka di Indonesia yang jarang ditemui. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semua, sekian dan terima kasih atas perhatiannya.

Assign a menu in the Left Menu options.
Assign a menu in the Right Menu options.